Proses Pembuatan Bayi Tabung

Proses Pembuatan Bayi Tabung – Apa itu bayi tabung ? Bayi tabung merupakan proses pembuahan dari sel telur dan sperma yang terjadi diluar tubuh si ibu. Istilah dalam bayi tabung ini adalah in vitro fertilization atau IVF. Dalam proses bayi tabung ini, sel telur yang matang diambil dari dalam indung telur ibu, dan kemudian dibuahi oleh sperma didalam medium suatu cairan. Dan jika sudah berhasil, maka embrio kecil yang sudah matang akan dimasukkan ke dalam rahim dengan harapan bisa berpeluang besar menjadi bayi.

Proses pembuatan bayi tabung saat ini seperti menjadi pilihan akhir untuk pasangan suami istri yang ingin mempunyai keturunan. Anak atau keturunan merupakan suatu hal yang penting dalam hidup berumah tangga, dan sebagai salah satu tujuan untuk bisa membina rumah tangga adalah dengan cara mempunyai keturunan yang nantinya bisa dijadikan sebagai penerus dari keturunan Anda. Selain itu juga dengan adanya anak maka dapat menjadi penopang di usia tua dan bisa menjadi harapan Anda dan orang banyak. Namun sayangnya, tidak semua pasangan suami istri bisa mendapatkan keturunan dengan cara yang biasa, dan ada beberapa pasangan yang sudah berpulu tahun tidak punya keturunan dengan cara yang normal.

Proses Pembuatan Bayi Tabung 

Proses Pembuatan Bayi Tabung

Proses Pembuatan Bayi Tabung

Yang dipikirkan oleh masyarakat adalah bahwa program atau proses bayi tabung ini terdiri hanya satu jenis saja, tetapi siapa yang menyangka jika proses pembuatan bayi tabung ini ada beberapa macam program. Dibawah ini adalah proses bayi tabung :

  1. Stimulasi minimal
    Program proses pembuatan bayi tabung yang satu ini tidak dilakukan dengan menggunakan obat-obatan untuk merangsang sel telur, tetapi sel telur biasanya akan dipantau dan pada akhirnya dibiarkan supaya bisa berkembang secara alami. dan proses pembuatan bayi tabung adalah pihak medis akan memberikan obat atau juga suntikan dengan manfaat untuk melakukan stimulasi di ovarium. Dan dosis yang diberikan juga sifatnya tidak terlalu agresif. Jika sel telur dianggap sudah matang, kemudian sel telur akan dilakukan pembuahan oleh sperma, dan pembahan ini dilakukan di laboratorium, emidian pihak medis akan melakukan pemantauan mengenai sel ini bisa berubah menjadi embrio atau tidak. Jika sudah berubah menjadi embrio, selanjutnya akan dipindahkan ke dalam rahim si istri setelah 3 hari kemudian. Dan saat memilih metode ini, maka telur yang diproduksi hanya sekitar 2 saja, dan peluang untuk bisa hamil biasanya lebih rendah sekitar 15 persen saja, pasien yang melakukan hal ini adalah pasien yang usianya 25 tahun-30 tahun. dan untuk bisa melakukannya, maka dibutuhkan waktu kurang lebih selama 5 minggu. Serta biaya yang dikeluarkan kurang lebih adalah 25 juta.
  2. IVM
    Proses pembuatan bayi tabung yang kedua adalah dengan jalur IVM. IVM merupakan teknologi terbaru dan terpopuler untuk proses bayi tabung. Dan dibeberapa tahun terakhir ini, kebanyakan orang menggunakan metode ini. Saat proses pembuatan bayi tabung ini sedikit sekali obat hormon dan juga obat perangsang hormonnnya. Proses yang dilakukan adalah sel telur diambil, dan kemudian dimatangkan di laboratorium, proses pematangan ini biasanya membutuhkan waktu selama 2 hari. Dan jika sudah dimatangkan, sel telur ini kemudian akan dibuahi dan pada akhirnya akan dikembangkan menjadi suatu embrio. Embrio ini kemudian akan disuntukkan ke dalam rahim si istri. Keuntungan yang didapat adalah selain biayanya yang murah, pasien juga bisa terhindar dari terkena sindrom hiperstimulasi ovarium. Dan sindrom ini merupakan sindrom yang terjadi karena suntikan hormon yang tinggi, metode ini dikhususkan untuk pasien dengan masalah sindrom ovarium polikistik. Dan waktu yang dibutuhkan adala 4 minggu, biaya yang dibutuhkan adalah 30-40 juta.
  3. Pembekuan embrio
    Proses pembuatan bayi tabung yang selanjutnya adalah pembekuan embrio. Disaat dilakukan stimulasi indung telur di program bayi tabung yang dapat menciptakan suatu embrio sekitar 9-10 embrio. Dan untuk kehamilan, maka emrbio yang dibuuthkan paling tidak 4 saja. Dan kelebihan embrio itu akan disimpan didalam bank dengan suhu ruangan sekitar -96 derajat celcius. Jika program bayi tabung yang sebelumnya gagal, maka embrio yang disimpan didalam bank embrio tadi akan digunakan kembali tanpa Anda harus mengilang proses bayi tabung dari awal. Dan tidak hanya embrio saja sperma juga dapat disimpan dalam keadaan membeku.
  4. ICSI
    Proses bayi tabung yang terakhir adalah ICSI. Teknik ini mempunyai manfaat untuk bisa mengatasi masalah ketidaksuburan untuk pria. Dan wanita yang tidak subur biasanya mempunyai jumlah sperma yang jauh lebih sedikit serta kualitasnya yang jelek. Untuk gambarannya saat ini adalah dilakukan suatu inseminasi intra-uterin, rahim biasanya memerlukan 2 juta sel sperma. Dan untuk bayi tabung maka yang dibutuhkan adalah 10.000 sperma. Padaal pada orang normal, sperma sehat hanya diperlukan 1 juta sel sperma saja supaya bisa melakukan pembuahan. Dan sperma ini kemudian akan ditransferkan ke dalam sel telur si istri atau bisa juga menggunakan mikromanipulator. Untuk melakukan proses bayi tabung ini maka biaya yang dibutuhkan adalah 60 juta.

Proses Pembuatan Bayi Tabung


=====================================

>>> Siapa yang tidak subur? Suami atau Istri? Ikuti Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Proses Bayi Tabung and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *